-->

Rabu, 11 Desember 2013

10 Kebodohan Yang Bisa Di Temukan Di Facebook

author photo
Sudah sejak lama situs jejaring sosial Facebook menjadi tempat curhat banyak orang. Di jejaring sosial yang ditemukan oleh Mark Zuckerberg ini, orang bisa memposting apa yang sedang mereka lakukan. Tujuannya dari sekadar berbagi kisah, memotivasi, bahkan sampai yang isinya umpatan pun bisa kamu temukan di situs jejaring sosial satu ini. Beberapa contoh status dalam artikel ini adalah sebuah pengecualian. Pasalnya status-status ini benar-benar menunjukkan kebodohan si pembuat status. Seperti apa kebodohan yang mereka tunjukkan? Simak contohnya di bawah ini!

1. Status jorok


Ada batasan tertentu yang seharusnya diketahui oleh para pengguna Facebook dalam berbagi status dalam situs tersebut. Salah satunya adalah tidak membagi status yang jorok seperti satu ini. Bayangkan saja, pemilik akun Facebook yang tentunya sudah dewasa, atau paling tidak remaja, memposting dirinya sedang sakit perut dan tak tahan untuk buang air.

Parahnya lagi, peristiwa buang air tersebut terjadi di dalam mobil. Oke deh, jelas status satu ini tidak akan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tapi toh tetap saja ada beberapa orang bodoh yang menanggapi status tersebut dengan antusias.

2. Niatnya ikut berempati


Facebook sudah lama dipakai banyak orang untuk menyampaikan belasungkawa apabila ada kerabat yang sedang berkesusahan karena ada yang meninggal. Biasanya pengguna Facebook akan memberik kalimat-kalimat mutiara atau gambar-gambar yang menguatkan mereka yang berkesusahan. Tapi tidak halnya dalam kasus yang satu ini, di mana si pengirim memberikan kata-kata mutiara yang justru menyinggung orang yang sedang berduka.

3. Lebih percaya Facebook daripada polisi


Wajarnya saat orang sedang khawatir karena ada "penyusup" di rumahnya, ia bakal segera menelepon 911 atau 108 (di Indonesia) untuk menghubungi polisi agar segera datang bantuan untuk mengusir orang asing dari rumah kita. Sementara menunggu bantuan datang, untuk keselematan, si penelepon akan bersembunyi di tempat yang aman.

Korban satu ini cukup unik, lantaran ia malah memosting status di Facebooknya alih-alih menelepon polisi. Mungkin ia lebih percaya kepada teman-temannya di Facebook untuk datang menolong.

4. Sempat update status di saat genting


Entah status yang dibuat orang ini benar-benar didasarkan kenyataan atau hanya sensasi saja. Bagaimana kita yang membaca tak mengernyitkan dahi saat ada seseorang mengupdate status di saat ia sedang diculik.

Saran saja, sebaiknya ia menggunakan pulsanya untuk menelepon polisi atau orang yang dikenalnya daripada untuk mengakses internet dan mengupdate status di Facebook.

5. Foto dengan nenek


Jika ada kerabat yang meninggal, seseorang tentu saja mengalami kedukaan. Kalau pun mereka mengunggah status di Facebook, biasanya status tersebut bernada serius dan kata-kata yang dipilih pun tak sembarangan.

Gadis Amerika Serikat satu ini punya pengecualian karena ia dengan santai berfoto dengan jenazah sang nenek dengan gaun prom night. Dalam status yang ia unggah pun ia dengan santai mengatakan bahwa neneknya telah meninggal, dan ia siap berpesta. Cucu kurang ajar.

6. Lagi, foto dengan jenazah


Satu lagi pengguna Facebook yang dengan enteng memosting foto mereka dengan jenazah kerabat mereka. Entah tujuannya untuk mengungkap duka atau bagaimana, tapi yang jelas status satu ini bikin kamu keheranan.

Sang gadis memosting status "Sedang bepose emosional dengan pamanku di hari istimewanya". Tapi anak kecil pun tahu bahwa ekspresi sedih yang ia tunjukkan sangat dibuat-buat dan terasa kaku.

7. Pamer yang tak perlu dipamerkan


Setiap orang pasti senang kalau kamu dengan rajin merawat tubuhmu entah membersihkan kulit, memangkas rambut, atau memotong kuku dan semacamnya. Pasalnya hal tersebut akan menambah nilai penampilanmu.

Beberapa orang menganggap foto perawatan diri mereka perlu diunggah di sosial media, seperti Facebook. Oke saja kalau foto yang dipasang adalah foto mereka sedang di salon atau semacamnya. Tapi tidak untuk kasus satu ini karena mereka dengan terang-terangan mengunggah status bahwa mereka sedang memangkas rambut kemaluan mereka.

8. Tolong, jangan lakukan yang seperti ini!


Orang-orang cenderung untuk membagikan apa yang sedang mereka lakukan/alami saat mengunggah status di Facebook. Mulai dari hal kecil seperti makan atau minum sesuatu sampai hal besar seperti pernikahan atau perayaan kelulusan study.

Postingan seperti itu memang jadi hak pengguna Facebook. Sah-sah saja. Akan tetapi perlu di ketahui bahwa ada hal yang tak seharusnya dipamerkan kepada orang lain. Seperti saat kamu sedang buang air besar seperti ini! Ihhh jijik!

9. Status kurang ajar


Kurang ajar betul pengguna Facebook satu ini. Ia dengan sengaja memosting status bahwa ia sedang minum minuman keras saat sedang berkendara. Ia pun dengan terbuka meminta maaf bila nantinya ia akan menabrak mobil orang lain. Sebelum terjadi tabrakan, orang yang seperti ini patut ditangkap pihak berwajib dahulu.

10. Gemar update


Saking gemarnya pengguna satu ini dalam mengupdate status, ia dengan segera memotret sebuah peristiwa genting di dekatnya, yakni ada orang yang terkena stroke. Ia lantas memosting gambar tersebut di Facebook. Mengapa ia tak memilih untuk menolong orang tersebut daripada sekadar memosting fotonya ya?

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post