-->

Minggu, 19 Februari 2017

Sejarah Kelam Tiramisu, Tercipta di Sebuah Rumah Bordil

author photo

Tamoranews.com - Selama beberapa tahun belakangan, tiramisu dikenal sebagai salah satu hidangan pencuci mulut paling favorit di dunia. Tapi masih banyak para penggemarnya yang belum tahu akar sejarah dari hidangan manis asal Italia ini. Orang Italia sendiri percaya bahwa tiramisu adalah makanan yang ampuh meningkatkan gairah seksual. Hal itu bisa jadi karena asal muasalnya.

Dilansir dari laman news.com.au, konon tiramisu diciptakan di sebuah rumah bordil di Treviso, kota cantik di utara Italia. Tempat ini terkenal karena budaya masyarakatnya yang menyukai kegiatan seksual dan gemar mencari kesenangan seksual.

Dalam bahasa Italia, ‘tiramisu’ secara harfiah berarti ‘membuat bahagia’, ‘menyemangati’, atau ‘membangkitkan’.

Nah, selama berabad-abad lalu hingga tahun 1958, ketika rumah bordil ditutup oleh pemerintah setempat, tiramisu selalu disajikan untuk membangkitkan energi para ‘pencari kesenangan' yang kelelahan setelah singgah ke tempat pelacuran Hidangan ini lantas kian diminati dan hasilnya, semakin berkembanglah bisnis prostitusi di Treviso. "Hampir tidak ada orang, bahkan sebagian besar orang Italia, yang tahu asal-usul sebenarnya. Kue dari rumah bordil asal Italia ini begitu dicintai dan diminati," kata Lara Santi, humas pemandu wisata lokal Treviso.


Treviso sendiri ialah sebuah kota yang di sepanjang tepi sungai yang sejak abad pertengahan telah dijuluki sebagai pusat kesenangan, dan bahkan kerajaan seks di Italia. Saat itu, kota tersebut menawarkan wisata mengeksplorasi kepopuleran tempat-tempat diciptakannya hidangan peningkat gairah seksual itu. Bahkan banyak yang menawarkan tur untuk menyusuri asal usul tiramisu di kota itu.

Wisatawan yang berkunjung ke sana akan diajak ke sebuah restoran hotel, tempat pertama resep tiramisu diekspor ke luar Treviso, setelah tahun1960 pelacuran dilarang di kota itu. Hidangan penutup khas Italia seperti yang kita kenal sekarang terbuat dari lapisan Savoiardi, kue berbentuk biskuit jari yang dicelup satu per satu ke dalam campuran krim keju mascarpone dan bubuk kopi. Beberapa juru masak juga menambahkan wine Marsala dan menaburi bubuk cokelat di atasnya.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post