-->

Minggu, 15 Juli 2012

4 Tipe Orang Yang Sulit Dalam Pergaulan

author photo
1. TIPE ULTRADRIVER



Tipe ini digambarkan sebagai tukang paksa, sang juara, sang pemenang atau sejenis lainnya. Makanya orang tipe ini layak disebut "ULTRADRIVER". Mereka sang "ULTRADRIVER" menganggap Kawannya sebagai sebuah hierarki untuk sebagai alat untuk menuju kepuncak kekuasaannya. Meskipun usaha si"ULTRADRIVER" belum tercapai, tetapi dengan segala usahanya atau memaksa kehendaknya agar usahanya tercapai. Minimal membuat agan menjadi tersiksa, dimanfaatkan dan menyalip disetiap kesempatan.

Apapun gendernya, beberapa orang menganggap kehidupan sebagai permainan KALAH-MENANG : agar aku mendapat, kamu harus kehilangan !!! jadi untuk teman kita yang bersifat ULTRADRIVER bukanWIN-WIN solution yang dikedepankan tetapi I WIN- YOU LOOSER !. Dan selalu meng-intimidasi siapa saja termasuk teman-temannya.

Memang sulit menghadapi orang si "ULTRADRIVER" untuk menjadikan hubungan pertemanan atau organisasi kearah yang lebih harmonis, khususnya jika agan di dalam suatu organisasi menjadi salah satu anggota-nya si orang "ULTRADRIVER" ini. Dia akan menganggap agan selalu lebih rendah daripada dirinya, dan dengan kedudukannya maka dengan mudah dia meng-intimidasi siapa saja.

Lalu apa yang mesti kita lakukan ?? :
Ketahui bahwa pola perilaku "ULTRADRIVER" didasarkan kepada kebutuhan akan ego. orang-orang semacam ini secara diam-diam merasa dirinya lebih rendah dibandingkan dengan orang lain, meskipun sesungguhnya orang lain sangat percaya terhadap superioritas si "ULTRADRIVER". Tapi yang terpenting adalah tugas agan mencari kebutuhan ego si "ULTRADRIVER". Andaikan agan sudah menemukan kebutuhan ego-nya, maka tidak terlalu sulit untuk bisa mendapatkan hubungan yang lebih harmonis lagi, mungkin saja bahakan rekan agan yang "ULTRADRIVER" ini akan berterimakasih. Kelihatannya mudah sekali ya..?? tidak juga gan ! Itu semua tergantung Agan yang melawan ego Agan sendiri..mau atau tidak !!! contoh kebutuhan ego adalah diakui keberhasilannya, menghargai disetiap keputusannya (tapi hati2x gan harus TULUS bukan menjilat ya!!).

2. TIPE SECRET AGENT

Ini adalah lawan dari si "ULTRADRIVER", jadi bukan orang yang pemalu dan selalu bersembunyi dibawah meja, Bukan gan !!, tetapi lawannya Adalah si "SECRET AGENT". Orang yang bertipe "SECRET AGENT" adalah sekelompok orang yang punya banyak memiliki kebutuhan ego-nya layaknya seperti si "ULTRADRIVER" namun si "SECRET AGENT" mainnya lebih halus dan tidak kentara. Inilah kepribadian yang ingin naik populer/karir secara diam-diam. Si "SECRET AGENT" mahir berpolitik di lingkungan sekolah/kampus/organisasi, dan mereka cenderung Galak untuk mencapai tujuan tertentu.

Untuk memperoleh kepercayaan mereka, agan harus menunjukan secara jelas bahwa agan tidak bermaksud untuk mengecilkan apa yang mereka kerjakan (si "SECRET AGENT"). Dan ini sangat berbeda dengan si "ULTRADRIVER" yang ingin dipuji dan diakui. Jadi untuk si "SECRET AGENT" agan hanya perlu untuk menyakini mereka bahwa agan berpikir positif tentang mereka dengan tanpa memuji sekalipun. Ingat ya gan, bagi si "SECRET AGENT" lingkungan yang negatif artinya mengganggu wilayah kekuasaan mereka.

Jika sang "ULTRADRIVER" vs sang "SECRET AGENT" bertemu, terbayang betapa cerewetnya si "ULTRADRIVER" untuk mengungkapkan sesuatu dan ini berbanding terbalik dengan sang "SECRET AGENT" yang tampil lebih banyak diam, mereka lebih sering menahan informasi untuk memaksimalkan perasaan bahwa mereka penting.

Oleh karena itu, cara untuk membina hubungan yang harmonis dengan seorang "SECRET AGENT" adalah dengan menarik mereka keluar, memperoleh cukup kepercayaan sehingga mereka mau keluar dari sikap mereka yang penuh dengan rahasia. Jadi pendekatan yang baik adalah agan sering bertanya sebanyak mungkin, tetapi tetap agan harus menunjukan bahwa tidak agenda tersembunyi dibalik pendekatan ini yang bertujuan untuk merugikan dirinya (tanam kesan positif)

Uniknya tipe "SECRET AGENT" jarang mecapai puncak di Organisasi atau istilihnya menjadi leader. Sang "ULTRADRIVER"-lah yang menjadi leader-nya. Faktanya si "SECRET AGENT" tidak punya ambisi atau keinginan untuk mencapai puncak pimpinan suatu organisasi, mereka lebih senang main dibelakang layar. Dan Hebatnya sang "SECRET AGENT" bisa memimpin atau menjalankan kekuasaan walaupun tanpa sorotan publik atau pusat perhatian orang lain. Jadi agan engga usah sungkan jika agan perlu dukungannya untuk mencapai tujuan agan, agar mereka bisa membantu agan dibalik layar.

3. TIPE SECRET AGENT

Tadi kita sudah membahas sang "ULTRADRIVER" dan sang "SECRET AGENT". intinya sederhana saja, agan perlu cepat beradaptasi dengan situasinya atau cepat menyesuaikan diri jika ingin mendapatkan hubungan yang harmonis. Nah sekarang kita akan menyelidiki sang "EAGER BEAVER" atau si "RAJIN" . Orang tipe ini sepertinya tampak menyenangkan dan patuh. Agan perlu trik untuk menghadapi tipe si "EAGER BEAVER" ini.

Biasanya sang "EAGER BEAVER" ini adalah orang baru yang ada di suatu organisasi atau di tempat pekerjaan. Mereka adalah sekumpulan orang yang tidak sabar untuk bisa dengan cepat menyerap budaya organisasi/sekolah/kampus/kantor. Si "EAGER BEAVER" mempunyai rasa kagum kepada orang lain tanpa perlu menyembunyikannya, pokoknya begitu menyenangkan. seandainya agan mendapat pujian dari sang "EAGER BEAVER" mungkin agan merasa senang dan tersanjung, tetapi celakanya mereka kurang mendapat perhatian dari orang lain. apakah agan tidak memperdulikan hal yang demikian..??

Akan tetapi dari perspektif pertemanan, yang paling baik adalah mengakui kelebihan dan kekurangan sang "EAGER BEAVER". Mereka punya banyak Energi, Cerdas, Semangat, mau bekerjasama sehingga menciptakan sinergi yang baik dalam organisasi. Berikut yang perlu diperhatikan, tak satu orangpun akan selama-lamanya menjadi sang "EAGER BEAVER" . Jika agan memperlakukan si "EAGER BEAVER" dengan sangat buruk, maka mereka akan hancur berkeping-keping. Mereka akan berubah drastis, yang tadinya PD dan bergairah akan berubah menjadi pribadi yang terluka, tertekan, dan hampir merasa menjadi orang yang tak berguna.

Semua tergantung dari agan, bagaimana bisa memahami mereka dan cara agan menggunakan pemahaman mereka lebih baik lagi.

4. TIPE BURNOUT

Sesungguhnya, individu dengan tipe si "BURNOUT" banyak sekali ditemui di organisasi/sekolah/kampus/kantor. Jumlah mereka sangat mendominasi dan sangat banyak sehingga perlu penanganan secara khusus agar dapat menjalin hubungan yang lebih harmonis lagi. Mungkin perlu waktu yang cukup lama untuk menghadapi mereka. Inilah tipe-tipe orang yang selalu tampil tertekan/ditekan/disingkirkan di suatu organisasi yang tidak puas dengan kondisi yang ada.

Sebenarnya si "BURNOUT" ini mempunyai kemampuan dan keahlian yang sangat berharga untuk memperkenalkan budaya organisasi lebih dalam lagi. Maksimal mereka harus mendapatkan sebuah energi baru yang telah lama hilang dan menjadi orang yang benar-benar berguna. Ini semua tergantung Agan , apakah agan mampu membangkitkan orang-orang tersebut agar bersinar lagi dan bermanfaat di dalam organisasi.

Caranya adalah , jika agan menghadapi si "BURNOUT" ini, yang perlu dihindari adalah sering meng-kritik, menyalahkan dan mungkin meng-hukum. karena orang yang sedang mengalami degradasi antusias tidak dapat dilakukan dengan cara diatas. kenapa kita tidak boleh lakukan..?? karena mereka sudah terlalu terbiasa mendapatkan kritikan, marahan, dsb atau yang paling parah mereka sudah menduga bahkan MENGHARAPKANNYA !!. Jadi itu sangat tidak menolong untuk menghadapi si "BURNOUT".

Pertama Sang "BURNOUT" akan setuju dengan kritik anda !!! Mungkin saja mereka tidak mengakui dan mengiyakan, tetapi dalam hati, agan baru saja membantu mereka memukuli diri mereka sendiri. Inilah ZONA NYAMAN mereka, dan mereka harus keluar dari zona nyaman tersebut agar dapat berguna bagi siapa saja.

Obatnya adalah : Dukung mereka, Ucapkan terimakasih, tepuk punggung mereka dan katakan "BAGUS!!" or "WELL DONE", pujilah dengan TULUS bukan BULUS..!!! dan terus menerus tanpa henti melakukannya disetiap moment yang tepat tentunya.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post